

Nama baru di dapur Lore's Sochi adalah Roman Nikonorov. Jalannya menuju bistro Rusia-Prancis ini terbentuk dari beberapa aliran berbeda: restoran-restoran selatan, arah kuliner Jepang, tema hidangan laut, ketertarikan pada utara Rusia, dan magang di bistro Prancis. Hasilnya, proyek ini mendapatkan chef yang bagi dirinya tradisi bukan sekadar dekorasi, melainkan alat kerja.
Gaya Nikonorov bertumpu pada dasar Rusia yang jelas: tungku, bara api, bahan lokal, dan rasa yang dibentuk oleh teknik Prancis.
Riwayat hidup sang chef menjelaskan sudut pandang ini lebih baik daripada manifesto apa pun. Nikonorov lahir di Knyazhikha, wilayah Tver, dan besar di tepi Sungai Don, di Rostov-on-Don; status Cossack resminya dalam konteks ini bukan sekadar detail pinggiran. Kenangan masa kecil tentang tungku neneknya menjadi titik masuk pertamanya ke dunia kuliner — lewat teknik memasak perlahan, api, kesabaran, dan bahan jujur tanpa hiasan berlebihan.
Sejak 2012, Nikonorov memperluas wawasan profesionalnya dan menjajal berbagai arah — dari kuliner Jepang hingga Italia, tapi acuan utamanya tetap bahan lokal dan kerja dengan bara api terbuka. Sebelum pindah ke Lore's, ia bekerja di dapur-dapur Novocherkassk dan Sochi, memasak untuk tamu di level negara tertinggi, dan selama empat tahun — dari 2022 hingga 2026 — memimpin dapur restoran Magellan di Sochi.

Sebagian pengalamannya berkaitan dengan pendidikan: di Sekolah Internasional SVCH, Nikonorov mempelajari hidangan laut dan kuliner utara Rusia dalam kelas-kelas Andrey Anikiev. Sudut pandang Prancisnya diasah di Frantsuza Bistrot — proyek Duoband di Saint Petersburg, tempat ia magang di bawah Ivan Frolukhin. Karena itu, di Lore's wajar untuk menantikan bukan folklor secara langsung, melainkan dapur yang lebih terarah: kemurahan hati khas Rusia, temperamen selatan, api, dan bingkai Prancis yang membantu piring tidak terasa berat.
07.05.2026