«Zhazhda Krovi» (Haus Darah) — restoran daging di Jalan Lesnaya, Moskow. Di balik proyek ini ada Pavel Potseluev dari Steak at Home dan Igor Zhuravlev dari «Kofemaniya». Fokus utamanya — pematangan dan fermentasi daging.

Di Jalan Lesnaya, dekat metro «Belorusskaya», berdiri restoran daging yang digagas dua mitra dengan latar belakang yang sangat berbeda: Pavel Potseluev — brand chef sekaligus salah satu tokoh kunci toko daging Steak at Home — dan Igor Zhuravlev, pendiri jaringan «Kofemaniya». Yang menyatukan mereka adalah gagasan mendalami budaya daging: bukan sekadar steak dengan saus, melainkan percakapan bermakna tentang bahan, asal-usulnya, dan pengolahannya.

Menurut tim panduan restoran kami, «Zhazhda Krovi» adalah tempat yang telah membuktikan dirinya selama bertahun-tahun beroperasi dan secara konsisten mempertahankan standarnya sendiri.

Interiornya dibangun dengan satu logika: segala yang dilihat tamu, dengan satu atau lain cara, merujuk pada anatomi dan pengolahan bahan. Dinding dihiasi lampu berbentuk kaca pembesar, di area dapur — hasil rontgen bahan makanan. Meja kayu bernuansa gelap, permukaan abu-abu bertekstur, bentuk yang ringkas. Meski ada jendela panorama dan tanaman hidup, di dalamnya tetap terjaga suasana yang tenang, hampir seperti ruang tertutup. Ruang dry-aging berdiri langsung di ruangan — terlihat dari mana pun, dan ini bukan sekadar dekorasi: tamu bisa memilih potongan tertentu dan menyepakati tanggal kematangannya.

Bagian teknologinya adalah cerita tersendiri. Daging di sini dimatangkan hingga 200 hari, dan selain dry-aging klasik, digunakan juga fermentasi dengan kultur jamur. Menurut para pencetus proyek ini, metode ini tidak diterapkan di tempat lain di Rusia: metode ini memberi daging aroma yang mendekati hamon matang, kenari, dan keju tua. Semua steak dimasak di atas bara dalam hosper — dapur terbuka memungkinkan Anda menyaksikan prosesnya langsung dari ruangan.

Dasar menunya — daging sapi dari pemasok Rusia, Jepang, dan Argentina. Klasik diwakili ribeye, filet mignon, dan T-bone. Dari potongan alternatif — machete, denver, «Myasnik» (Sang Jagal). Patut diperhatikan secara khusus enam variasi tartar: salah satunya dari daging dry-aged, disajikan dengan kuning telur puyuh dan roti panggang renyah. Bagi yang mencari sesuatu di luar klasik: medalion sapi dengan lobster, kaviar hitam, dan truffle, iga Kalbi yang dimasak lambat, foie gras dengan buah ara dan truffle. Ada juga pilihan ikan — salmon sitrus di atas papan kayu cedar dan ikan parrotfish.

Di antara hidangan pembuka — carpaccio tuna dengan lada Kampot dan pasta olivada, salad tomat Baku dengan halloumi, salad alpukat dengan tomat Azerbaijan dan shiso. Dessert-nya tak kalah matang: sabayon Italia, anggur asap, pai kurma, dan «Jantung» yang realistis — yang terakhir jelas selaras dengan konsep keseluruhan tempat ini.

Daftar barnya meraih nilai tertinggi di Russian Wine Awards 2019/2020 untuk kategori daftar kreatif terbaik. Di gelas Anda bisa menemukan klasik Dunia Lama — Bordeaux berusia sepuluh tahun, sparkling Prancis dan Spanyol — serta anggur dari wilayah yang kurang lazim: Austria, Selandia Baru, Afrika Selatan. Program koktailnya memadukan resep teruji dan pilihan kreasi. Pavel Potseluev secara rutin mengadakan degustasi daging bertema — format bagi mereka yang ingin memahami bahan ini lebih mendalam.

Tamu rahasia kami memberi nilai 8 dari 10 untuk makan malam — untuk level pengolahan daging, menu yang bermakna, dan kualitas konsisten dari hidangan pembuka hingga hidangan utama.