Mela

Restoran

Spiridonyevsky Lane, 12/9

Buka hingga 00:00

mela_2_09876a6c5c.webp
mela_3_e41de651bb.webp
mela_4_2e3c954d70.webp

Jam buka:

Buka hingga 00:00

  • Senin10:00-00:00

  • Selasa10:00-00:00

  • Rabu10:00-00:00

  • Kamis10:00-00:00

  • Jumat10:00-00:00

  • Sabtu10:00-00:00

  • Minggu10:00-00:00

Di Spiridonyevsky Lane, hanya beberapa langkah dari Patriarshiye Ponds, grup AgalarovRest membuka Mela — restoran dengan daftar Mediterania yang luas, di mana pizza dari tungku kuningan berdampingan dengan raw bar yang hidup dan pasta buatan sendiri setiap hari.

Dua lantai — dua karakter yang sama sekali berbeda. Di atas, biro Archpoint membangun ruang terang dengan jendela panorama dan detail terakota yang merujuk pada suasana apartemen bohemian di suatu tempat di pesisir selatan. Lantai bawah — kebalikan sepenuhnya: cahaya redup, finishing zamrud, bar terpisah, dan kesan tempat di mana percakapan itu sendiri menjadi bagian dari malam. Nama restoran ini — Mela, «apel» dalam bahasa Italia — diubah para pencetus konsepnya menjadi citra utuh: simbol godaan, penemuan, dan kontradiksi, yang menjalar baik dalam interior maupun daftar koktail.

Menurut tim panduan restoran kami, Mela sama baiknya untuk makan malam tenang sendirian maupun rombongan yang ramai — tempat dengan kemampuan langka untuk tidak menekan tamu.

Menunya dibangun di sekitar dasar Mediterania, tetapi tidak terbatas padanya. Brand chef Kirill Berger memadukan logika Italia, Spanyol, dan Asia: di satu tempat ia menambahkan sentuhan pedas yang halus, di tempat lain aksen tak terduga yang membalik rasa yang biasa. Tungku kuningan besar di tengah ruangan adalah alat kerja, bukan dekorasi: di dalamnya dipanggang pizza andalan dengan truffle, mortadella, atau empat keju, serta roti pipih Yunani yang cocok dengan piring meze. Adonan pasta digulung setiap hari — di daftarnya ada lebih dari sepuluh pilihan: cacio e pepe, casarecce dengan jamur porcini, tagliatelle dengan kepiting Kamchatka atau dengan saus alfredo dan truffle.

Lawan dari tungku — etalase es dengan makanan laut. Di atas serpihan es terbaring sea bass liar, barbulet, udang Magadan, carabineros Spanyol, tiga jenis tiram, dan scallop. Semuanya masuk bagian raw bar, dan cara memasaknya dipilih tamu sendiri. Di antara hidangan panas — striploin dengan saus lada dan chimichurri, bebek confit dengan risotto jagung dan truffle, gurita dalam saus paprika dan feta. Menurut penilaian tim panduan restoran kami, bebek confit adalah salah satu hidangan terkuat di menu, seimbang dan tanpa usaha berlebihan di piring.

Tamu rahasia kami memberi nilai 8 dari 10 untuk makan malam — untuk kerja dapur yang tepat, pelayanan yang matang, dan solusi interior yang mampu mengejutkan di kedua lantai. Daftar dessert menutup malam tanpa kesan berlebihan: «Pavlova» dengan sorbet raspberry, «Mille-feuille», dan galette hangat dengan plum yang dimasak lambat — atau kumpulan versi mini jika ingin mencoba semuanya sekaligus.

Bagian bar dibangun dengan cakupan seluas dapurnya: crémant Prancis, sampanye, anggur Dunia Baru dan Lama, pilihan Rusia yang sudah membuktikan diri. Daftar koktailnya cerita tersendiri: disusun seperti perjalanan di taman bahan, terbagi sayuran, buah, dan beri. Apel menjadi tokoh utama beberapa campuran kreasi, yang masuk akal untuk restoran yang konsepnya memang dimulai dari apel.