Saray
Granatny Lane, 19
Buka hingga 02:00
Jam buka:
Buka hingga 02:00
Senin08:00-00:00
Selasa08:00-00:00
Rabu08:00-00:00
Kamis08:00-00:00
Jumat08:00-02:00
Sabtu09:00-02:00
Minggu09:00-00:00
Restoran bergaya asador dari Lucky Group di Granatny Lane. Brand chef Dan Miron memasak di atas api terbuka, terinspirasi Mediterania dan Kaukasus. Tempat yang pas untuk pertemuan malam bersama teman-teman.
Saray — proyek Lucky Group di mana segalanya tunduk pada satu unsur: api terbuka. Bara, tungku, dan tandoor menentukan ritme dapur, bukan sekadar hiasan ruangan. Brand chef Dan Miron menyusun menu setelah melakukan perjalanan ke Spanyol Utara, tempat ia mempelajari tradisi restoran bergaya asador, lalu memadukannya dengan kelimpahan jamuan khas Kaukasus. Restoran ini menempati ruang di Granatny Lane — lokasi yang tenang dan langsung membangun suasana malam.
Tempat ini benar-benar hidup saat malam hari — suasana intim yang cocok untuk makan malam panjang bersama teman baik.
Ruangan ditata oleh Natalya Belonogova dari biro NB-Studio. Sang desainer terinspirasi dari citra gudang tua — kayu kasar, permukaan yang sengaja ditua-tuakan, kulit binatang di atas bangku, rak berisi temuan yang beragam. Lampu anyaman tangan dari rotan dan blok kaca falconnier melunakkan kesan brutal dari tekstur ruangan. Kemewahan restoran khas di sini sedikit lebih minim dari yang biasa diharapkan dari Lucky Group, namun justru itulah yang menciptakan kehangatan tersendiri — seolah makan malam bukan di restoran, melainkan di rumah pedesaan yang serius soal makanan. Ruangan ini memiliki 94 kursi.
Di atas piring — masakan yang lugas dan percaya diri, di mana api memegang peran utama. Lyulya kebab domba dipanggang di atas bara membara, sturgeon disajikan dengan saus hijau setelah dipanggang, dan focaccia dilengkapi dengan ansovi dan sarden Cantabria. Hidangan pembuka pun beragam: salad Andalusia dengan trout asap, carpaccio daging sapi dengan artichoke, tartar dengan saus romesco. Lasagna dengan pecorino dan hidangan penutup cokelat pahit dengan cabai ancho menunjukkan bahwa menu ini tidak melulu tentang panggangan. Rasa-rasanya lugas, tanpa komplikasi berlebihan — api dan bahan baku yang baik berbicara sendiri.
Di balik meja bar, brand bartender Maksim Gorelik menyusun daftar koktail berbasis teh dan sulingan yang tak biasa. Apricot X.O. dicampur dengan spirit aprikot dua tahun bersama puree quince, sementara Ron Shu Magnolia memadukan rum, teh shou puer, dan sagan-dailya. Bagian anggur dikelola oleh sommelier Dmitry Kipelkin dan Nikita Steiner — fokus pada Spanyol, tetapi ada juga pilihan mengejutkan seperti Pinot Noir asal Serbia yang disajikan per gelas.
Tim kami menilai makan malam di Saray dengan 7 dari 10. Saray masuk daftar rekomendasi sebagai tempat dengan masakan Kaukasus-Mediterania yang berani meski sudah diadaptasi, dimasak di atas api hidup, dengan pelayanan yang penuh perhatian dan ruang yang dirancang untuk makan malam panjang bersama teman baik.