Mashenka
Varvarka, 14
Buka pukul 12:00
Jam buka:
Buka pukul 12:00
Senin12:00-00:00
Selasa12:00-00:00
Rabu12:00-00:00
Kamis12:00-00:00
Jumat12:00-00:00
Sabtu12:00-00:00
Minggu12:00-00:00
Restoran Alexander Rappoport dengan masakan Igor Grishechkin menghadirkan gastronomi Rusia kontemporer di Varvarka, dibangun di sekitar rasa yang familiar, wine Rusia, dan detail yang berkarakter.
"Mashenka" berbicara tentang masakan Rusia tanpa kesan museum yang serius dan tanpa berusaha menjadikannya atraksi — namun berhasilkah upaya ini? Di sini rasa yang familiar dan asosiasi yang mudah dipahami diolah, namun disusun pada level proyek restoran besar.
Menurut tim panduan restoran kami, ini bukan tempat untuk sehari-hari, namun alamat yang sangat cocok untuk momen khusus dan makan malam ketika ingin menunjukkan masakan Rusia kepada tamu asing.
Dapur ditangani oleh Igor Grishechkin, dan pendekatannya di sini terasa bukan sebagai trik yang mencolok, melainkan sebagai kerja dengan ingatan akan rasa. Menunya besar, namun disusun agar tidak terpecah menjadi hidangan andalan yang acak. Hidangannya bertumpu pada bahan Rusia yang familiar, namun bentuknya sudah mengikuti teknik restoran modern. Udang karang diubah menjadi format sosis dan disajikan dengan saus udang karang yang kental serta pure, tema golubtsy (kubis gulung) dikembangkan lewat kepiting dan kubis Brussel, sementara pencuci mulut bermotif tiramisu mendapat nuansa roti Borodinsky lewat ketumbar. Di sampingnya ada shchi abu-abu dari oven, pate hazel grouse dengan sari apel fermentasi, donat kentang dengan kaviar merah, pike-perch, umbi-umbian, dan burung puyuh. Berkat ini, menu tetap menyimpan kesan ingatan rumahan sekaligus presisi yang diharapkan dari restoran besar.
Daftar bar disusun oleh Aleksandra Vodnitskaya dengan semangat yang sama. Yang menarik baginya bukan hal eksotis demi eksotis, melainkan bahan yang alami bagi masakan Rusia namun terdengar tak terduga dalam gelas. Karena itu bit, labu panggang, dan bahan familiar lainnya muncul dalam koktail, sementara samogon, wine roti, dan polugar mendapat peran penting. Bahkan tema kupu-kupu yang dipilih untuk daftar minuman ini bukan sekadar permainan dekoratif, melainkan sajak Nabokovian yang halus dalam keseluruhan konsep.
Bagian wine disusun Elena Kapanelli hanya dari perkebunan Rusia. Daftarnya disusun secara geografis, mengumpulkan baik kebun anggur kecil maupun nama-nama yang sudah dikenal. Berkat ini, gagasan masakan Rusia kontemporer tidak berhenti pada makanan, melainkan berlanjut dalam gelas, dan makan malam mempertahankan satu nada dari hidangan pertama hingga penutup.
Interior ARCHPOINT juga bekerja untuk gagasan yang sama, namun tanpa menceritakan ulang "gaya Rusia" secara langsung. Di ruangan ini terkumpul potret-potret Maria dari berbagai era, digantung rapat membentuk dinding dan ditutupi jaring logam tipis. Di dalamnya ada samovar, oven di tengah dapur, motif grafis kepang rambut Rusia, dan beberapa detail ironis yang tidak langsung disadari.