Di Jalan Pogodinskaya dibuka Biwon — restoran pan-Asia kelas premium, terinspirasi taman istana Changdeokgung di Seoul. Menu ditangani brand chef asal Mesir, Mido Mustafa, dengan pengalaman bekerja di Langosteria (Milan) dan Ronin (Hong Kong).

Interior Biwon dibangun dari kontras tekstur dan palet warna yang tenang: nuansa pasir, furnitur berbentuk mengalir, dan lampu gantung fantastis menentukan nada ruangan yang terasa lebih seperti klub privat ketimbang restoran biasa. Namanya merujuk pada taman bersejarah di istana Changdeokgung, tempat raja-raja Korea menghabiskan waktu berjalan-jalan dan piknik — dan gagasan kemewahan yang privat ini terasa di setiap detail ruangan.

Menurut tim panduan restoran kami, di sini sama nyamannya untuk makan malam tenang berdua maupun rombongan teman yang ramai — ruangnya bekerja dalam kedua mode itu.

Menu Biwon mencakup tradisi kuliner dari lima negara Asia sekaligus — Korea, Jepang, Tiongkok, Thailand, dan Singapura — tetapi elemen Korea tetap menjadi pusat maknanya. Brand chef Mido Mustafa, yang melewati sekolah Langosteria Milan dan Ronin Hong Kong, membangun daftarnya di sekitar daging sapi wagyu: ia hadir dalam sushi, carpaccio, tataki, dan steak — dan ini satu-satunya jenis daging sapi yang digunakan di sini.

Lini lautnya tak kalah kuat. Di piring bisa muncul siput laut whelk dalam bentuk sashimi, scallop dengan yuzu dalam roll, atau crudo dari ikan utuh — sea bass, porgy, dorade. Turbot dan sole dimasak di hosper: api terbuka memberi kerak dan aroma asap yang tak bisa didapat dengan cara lain. Banyak bahan di menu ini jarang ditemukan bahkan di restoran fine dining Moskow — fokus pada bahan langka di sini memang prinsip utama.

Daftar barnya mencerminkan logika yang sama: lebih dari sepuluh pilihan sake, termasuk yang sparkling, likuor plum Jepang umeshu, sulingan soju Korea, koktail kreasi, dan daftar anggur dengan lebih dari dua ratus label. Berdampingan dengan merek yang dikenal luas, ada rumah keluarga kecil — baik cognac maupun anggur.

Tamu rahasia kami memberi nilai 8 dari 10 untuk makan malam — untuk penanganan bahan premium yang tepat dan suasana yang menjaga jarak dari arus utama gastronomi yang ramai.